Selasa, 03 Maret 2015

MANFAAT KULIT SINGKONG

Bagi masyarakat Indonesia, tidak ada yang tidak mengenal singkong atau ketela pohon. Beberapa bagian tanaman Udapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan. Umbi dan daunsingkong, merupakan bahan makanan yang lazim dikonsumsi sebagai sumber utama karbohidrat dan sebagai pelengkap atau sayuran. Namun, ada satu bagian lagi yang masih bisa dimanfaatkan dari tanaman ini. Bagian yang selama ini dianggap tidak penting bahkan selalu dibuang ialah bagian kulit umbi singkong. Aneh memang, namun pada kenyataannya kulit singkong mengandung nutrisi yang bisa dimanfaatkan oleh tubuh dan tentunya aman jika dikonsumsi. Nutrisi utama yang banyak terkandung dalam kulit singkong ialah karbohidrat.
Memang konsumsi kulit singkong belum dapat diterapkan secara maksimal dan selama ini kulit singkong hanya dibuang begitu saja dan dikategorikan sebagai sampah organic karena dapat membusuk dan hancur dengan sendirinya.
Beragam Manfaat Kulit Singkong
Beragam Manfaat Kulit Singkong
Jika kita mengamati lebih jauh, ada banyak manfaat lain yang bisa diperoleh dari pemanfaatan kulit singkong, antara lain :
1. Sebagai pupuk organik
Umumnya, kulit singkong hanya dibiarkan membusuk begitu saja. Padahal, jika dimanfaatkan, kulit singkong ini dapat dijadikan sebagai kompos atau pupuk organik. Pupuk yang ramah lingkungan dan menjadi salah satu nutrisi yang dapat membantu pertumbuhan suatu tumbuhan dan mampu menjadi pembasmi hama pada tumbuhan.
2. Pakan Ternak
Manfaat kulit singkong di sisi lain dapat dijadikan sebagai pakan hewan. Kandungan karbohidrat yang tinggi dapat mempermudah petani menghasilkan hewan ternak yang gemuk.
3. Bio energi
Kulit singkong selain dapat digunakan sebagai kompos dan pakan ternak, ternyata juga dapat diolah dan dimanfaatkan sebagai sumber energi yang dapat menggantikan bahan bakar dari minyak yang selama ini digunakan oleh masyarakat. Teknologi yang diterapkan untuk menghasilkan bioethanol yakni melalui proses bernama hidrolisa asan dan juga enzimatis. Salah satu pemanfaatan limbah kulit singkong ini sekaligus menjadi salah satu program yang mendukung program yang dicanangkan oleh pemerintah berkaitan dengan penyediaan bahan bakar nabati sebagai alternatif pngganti bahan bakar minyak seperti bensin.
4. Olahan makanan
Yang paling menakjubkan dari pemanfaatan limbah kulit singkong yang bernilai jual sangat tinggi dan dapat secara langsung dikonsumsi oleh manusia ialah kulit singkong diolah sebagai makanan. Umumnya, kulit singkong diolah menjadi keripik. Namun, ada sebuah daerah yang berada di provinsi Jawa Barat yang justru dengan sukses mengubah kulit singkong menjadi dendeng. Dendeng yang biasanya terbuat dari daging, kini menggunakan bahan kulit singkong.
Ide pembuatan dendeng dari bahan kulit singkong muncul dari keprihatinan warga yang melihat limbah kulit singkong yang terbuang dan hanya menjadi bahan makan ternak. Dengan proses yang sedemikian ulet dan panjang, akhirnya mereka mampu memproduksi dendeng yang berasal dari kulit singkong. Berkenaan dengan rasa, tentunya tidak jauh berbeda dengan dendeng yang berasal dari daging. Baiknya, dendeng kulit singkong sudah dapat diterima dengan baik oleh masyarakat dan menjadi salah satu oleh-oleh yang diburu oleh wisatawan yang berkunjung ke daerah tersebut.

KERIPIK SINGKONG ANEKA RASA

        Keripik singkong atau ketela disukai oleh semua kalangan, tidak pandang usia tua atau muda, tidak pandang kelas kaya atau miskin. Kripik singkong merupakan makanan camilan, yang biasanya disajikan untuk tamu atau sebagai teman ngobrol. Dari pangsa pasar yang luas ini, pengrajin keripik singkong di Indonesia bermunculan. Selain karena proses pembuatannya bisa dilakukan dengan cara tradisional juga bahan dan modal yang dikeluarkan tidak terlalu besar.
Rasa keripik singkong kini juga muncul dalam berbagai pilihan. Mulai dari rasa gurih, manis, asem, pedas, hingga rasa ayam, sapi dan rasa seafood. Dibandingkan dengan kripik talas, kripik singkong lebih banyak disukai. Selain karena kripik talas harganya agak lebih mahal, sebagian orang juga tidak tahan dengan kandungan satnya yang kadang membuat alergi. Sekalipun keripik talas memiliki rasa yang lebih gurih dan renyah dibanding keripik singkong.
Proses pembuatan kripik gadung tentu lebih sulit daripada singkong. Sebelum dimasak gadung harus dilakukan pembersihan getah secara berulang.. Rasa gadung sebenarnya mirip dengan talas yang sudah dikenal oleh masyarakat. Jika anda sudah pernah merasakan keripik talas, mungkin rasa ini sudah tidak asing lagi. Rasa lebih gurih tetapi tidak membuat pahit jika dimakan terus menerus.
Berbeda dengan keripik singkong, jika kita makan dalam waktu lama, mulut akan terasa panas, atau bahkan ada yang terasa pahit. Proses pembuatan kripik singkong rasa gadung ini sebenarnya mirip dengan proses pembuatan keripik singkong pada umumnya, namun dalam hal ini proses yang dilakukan lebih lama terutama dalam masa perendaman dan perebusan. Sehingga rasa dari ketela ini akan hilang sendirinya, dan timbul rasa seperti gadung.
Keripik Singkong Rasa Gadung
Keripik Singkong Rasa Gadung
Berikut proses pembuatan kripik singkong rasa gadung :
  1. Ketela atau singkong atau ubi kayu yang sudah diambil, dibersihkan terlebih dahulu, dan dikupas kulitnya.
  2. Setelah itu, ketela ini dirajang dengan mesin perajang, sehingga berbentuk bulat, tipis
  3. Setelah perajangan, ketela tersebut direbus selama beberapa jam ( 1-2 jam )
  4. Kemudian dilakukan perendaman dengan air kapur untuk menghasilkan keripik singkong yang renyah.
  5. Pada proses perendaman ini dilakukan pencampuran bumbu – bumbu sesuai dengan rasa yang diinginkan, bumbu tersebut seperti : garam, bawang, dll.
  6. Setelah itu, ketela kembali dikukus atau di uapkan dengan waktu secukupnya. Hingga terlihat warna agak kekuning – kuningan.
  7. Setelah proses penguapan selesai, baru dilakukan penggorengan.
Rasa ketela akan hilang selama proses perendaman dan perebusan secara berulang – ulang tersebut. Dengan demikian rasa gadung yang hampir tidak memiliki rasa, dapat dimunculkan pada ketela ini. Resep ini dapat Anda jadikan sebagai peluang bisnis yang menjanjikan bagi Anda. Selamat mencoba..

RESEP MEMBUAT KERIPIK SINGKONG RENYAH

Resep Keripik Singkong Renyah | Cara Membuat Keripik Singkong

Resep Keripik Singkong Renyah | Cara Membuat Keripik Singkong - Keripik merupakan makanan merakyat seperti halnya Resep Keripik Pisang. Tidak Seperti Cara Membuat Brownies, Keripik SIngkong lebih mudah mendapakat bahan-bahannya. Rasanya yang renyah saat dimakan, asin, gurih, enak dan membuat ketagihan. Untuk mendapatkan rasa Keripik Singkong Yang Renyah, ada cara tersendiri dan tipsnya. Pemilihan Singkong yang bagus merupakan hal yang pertama yang harus kita perhatikan karena singkong merupakan bahan baku utama dari Keripik Singkong. Pilihlah Singkong yang segar dengan ciri-ciri singkong tanah masih menempel pada kulitnya, pada pangkal umbi masih terlihat putih dan tidak ada garis-garis biru kehitaman. Hindarilah membeli umbi singkong yang berkulit kusam, layu, pada pangkal sudah terlihat biru kehitam-hitaman. berikut iniCara Membuat Keripik Singkong.
Cara Membuat Keripik Singkong

Bahan Keripik Singkong

  • Singkong (1 Kg)
  • Kapur Sirih (1 sdm)
  • Air (300 ml)

Bumbu Keripik Singkong

  • Garam (5 sdm)
  • Bawang Putih (5 siung)
  • Gula Pasir (2 sdm)  
  • Minyak Sayur 
  • Bawang Merah (8 siung)

Cara Membuat Keripik Singkong

  1. Kupaslah singkong lalu cuci bersih. kemudian potong dengan alat pemotong untuk mendapatkan ukuran seragam dan tipis. Siapkan air yang dicampur dengan kapur sirih. Masukkan bumbu keripik singkong (Bawang, Garam, dll ) yang telah dihaluskan ke dalam campuran air dan kapur sirih, kemudian aduk rata dan rendamlah selama 1 jam.
  2. Untuk membuat Keripik Singkong yang renyah dan empuk ada triknya. Singkong segar yang sudah direndam, dikeringkan, dan tidak boleh terkena sinar matahari langsung. Setelah singkong benar-benar kering, kita mempersiapkan dua penggorengan. Penggorengan yang pertama berisi minyak dengan suhu sedang untuk menggoreng singkong  setengah matang. Sedangkan penggorengan kedua berisi minyak dengan suhu yang panas maksimal. Penggorengan kedua ini digunakan untuk menggoreng irisan singkong hingga matang